
Jakarta, 8 Mei 2026 – PT Panorama Sentrawisata Tbk (“PANR” atau “Perseroan”) mencatatkan kinerja operasional dan keuangan yang tetap bertumbuh positif pada kuartal I tahun 2026, meskipun dihadapkan pada dinamika global, termasuk ketegangan geopolitik di Timur Tengah.
Pada Kuartal I/2026, Perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp 1,0 triliun, tumbuh 17,5% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (YoY). Sejalan dengan pertumbuhan tersebut, laba bersih meningkat 6,6% YoY, sementara EBITDA tumbuh 7% YoY, mencerminkan fundamental bisnis yang solid dan strategi yang adaptif.
Budi Tirtawisata, Presiden Direktur PT Panorama Sentrawisata Tbk, menyampaikan:
“Tahun 2026 adalah tahun yang penuh tantangan, namun PANR tidak berada dalam posisi defensif. Kami justru mengambil langkah proaktif untuk mengakselerasi kinerja dengan fokus pada segmen yang lebih resilient dan bernilai tinggi. Komitmen kami jelas: memastikan Perseroan tetap tumbuh dan mampu memberikan return yang optimal bagi para pemegang saham, bahkan di tengah ketidakpastian global.”
Dalam Paparan Publik 2026, PANR juga meng-update hasil Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan yang dilaksanakan pada 8 Mei 2026 di Jakarta, dimana salah satu agendanya adalah menyetujui pembagian dividen sebanyak 46,6% dari Laba Bersih tahun 2025 atau sebanyak Rp 41.6 milyar dimana setiap lembar saham akan mendapat dividen sebesar Rp 30 per lembar saham.
Inbound Menjadi Motor Pertumbuhan
Kinerja positif Perseroan terutama didorong oleh pilar Inbound, yang mencatatkan pertumbuhan jumlah wisatawan (pax) sebesar 22,9% YoY. Pertumbuhan ini ditopang oleh program chartered flight yang dilakukan Perseroan untuk pasar Eropa dengan destinasi ke Thailand, serta ekspansi regional ke beberapa negara Asia Tenggara seperti Vietnam dan Malaysia.
Perseroan juga memperkuat pipeline bisnis melalui partisipasi aktif dalam berbagai ajang B2B internasional, seperti ITB Berlin dan ASEAN Tourism Forum (ATF), yang berkontribusi terhadap peningkatan visibilitas permintaan ke depan.
Segmen Korporasi Menjaga Stabilitas Pilar Travel & Leisure
Di sisi lain, pilar Travel & Leisure pada kuartal I/2026 menunjukkan ketahanan yang kuat pada segmen Korporasi melalui layanan meeting, incentive, dan corporate travel. Untuk segmen retail melalui penjualan paket wisata tercatat ada tekanan akibat konflik geopolitik di Timur Tengah pada akhir Februari lalu. Tekanan ini sedikit memberi dampak pada paket wisata yang menggunakan maskapai asal Timur Tengah seperti dari negara UAE dan Qatar, selebihnya berjalan normal, selain itu juga terdapat tekanan akibat peningkatan fuel surcharge.
Outlook: Optimisme dengan Pendekatan Selektif
Manajemen memandang tekanan eksternal saat ini bersifat sementara dan akan mereda seiring normalisasi harga energi serta stabilisasi kondisi global. Didukung oleh katalis positif seperti insentif pembebasan PPN tiket pesawat domestik dan relaksasi kebijakan visa Korea Selatan, Perseroan tetap optimistis terhadap prospek pertumbuhan industri pariwisata.
Ke depan, PANR akan terus berfokus pada segmen dengan yield lebih tinggi, pengelolaan biaya yang lebih disiplin, serta menjaga fleksibilitas model bisnis agar adaptif terhadap dinamika pasar, sehingga dapat mempertahankan pertumbuhan yang lebih berkualitas, berkelanjutan, dan resilient.