
Memasuki tahun 2023, sektor pariwisata terus menunjukkan pertumbuhan positif, didorong oleh pent-up demand atau permintaan yang tinggi baik dari pasar domestik maupun internasional. Panorama (PANR) mencatatkan peningkatan jumlah wisatawan mancanegara dari unit Inbound pada kuartal I/2023, yang telah melampaui kinerja kuartal I/2019, atau level pra-pandemi.
Pada kuartal I/2023, Panorama berhasil melayani 22 ribu wisatawan mancanegara dari berbagai wilayah dunia, seperti Eropa Barat, Skandinavia, Timur Tengah, Amerika Serikat, Kanada, Afrika Selatan, dan negara-negara di Asia Tenggara.
Sementara itu, dari unit Travel & Leisure dan Outbound, Panorama menangani hampir 85 ribu wisatawan domestik pada kuartal I/2023. Antusiasme masyarakat untuk mengisi liburan lebaran sangat tinggi, dengan destinasi favorit domestik selain Bali, seperti Lombok, Labuan Bajo, Medan-Danau Toba, Yogyakarta, Bromo, dan beberapa destinasi baru lainnya di Indonesia.
Untuk destinasi internasional yang diminati selama liburan lebaran, di antaranya adalah Jepang, Korea Selatan, Amerika Serikat, Australia-New Zealand, dan produk Moslem Tour, yang sangat digemari oleh pelanggan Panorama.
Melihat kinerja yang ada, Panorama memperkirakan pendapatan kuartal I/2023 akan tumbuh sebesar 350% dibandingkan dengan kuartal I/2022. Perseroan berencana merilis laporan keuangan kuartal I pada akhir bulan April ini.
“Kinerja positif Panorama tidak lepas dari kerja keras seluruh tim dan juga pent-up demand yang masih kuat hingga beberapa waktu ke depan. Kami percaya bahwa penguatan ini akan terus berlanjut, mengingat ketersediaan kursi pesawat yang masih terbatas pasca-pandemi. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat dan pelanggan yang mempercayakan liburan mereka kepada Panorama. Selamat berlibur lebaran bersama keluarga,” tutup AB Sadewa, Corporate Secretary PT Panorama Sentrawisata Tbk.