Newsrooms

Panorama (PANR) bukukan Laba Rp 10,4 milyar pada kuartal ke-3, Naik 218% dari kuartal sebelumnya

Setelah melakukan turn around pada kuartal 2 tahun ini, Panorama (PANR) kembali mencatatkan pertumbuhan positif dengan membukukan laba Rp 10,4 milyar pada kuartal 3 atau naik sebesar 218% dibandingkan dengan kuartal 2 tahun ini, dan jika secara year on year Q3 2022 Rugi bersih turun sebesar 92% dibandingkan dengan periode yang sama dengan tahun 2021. Perseroan juga mencatat kenaikan revenue pada Q3 2022 sebesar 347% dibandingkan dengan Q3 2021 yaitu sebesar Rp. 846,7 milyar. Dengan membaiknya sektor pariwisata dimana pergerakan masyarakat kembali berjalan, maka permintaan masyarakat untuk bepergian ataupun berlibur juga mengalami peningkatan baik di pasar domestik maupun untuk internasional. Panorama sendiri pada kuartal ke-3 tahun ini telah menangani lebih dari 69 ribu wisatawan Indonesia baik untuk perjalanan domestik maupun internasional, sementara untuk kedatangan wisatawan mancanegara, Perseroan telah menangani lebih dari 10 ribu wisman. Selain segmen retail, permintaan untuk segmen corporate incentive terlihat mengalami peningkatan permintaan. Corporate incentive sendiri merupakan perjalanan yang dirancang khusus untuk suatu Perusahaan yang ingin memberikan reward sekaligus meningkatkan kinerja tim dalam bentuk traveling. Selama pandemik banyak Perusahaan yang menjalankan aktifitas work from home untuk para karyawannya, dan saat ini mulai kembali mengaktifkan on-site working/work from office. Tentunya diperlukan medium untuk meningkatkan teamwork dan engagement diantara para karyawan, maka pilihan Perjalanan Insentif atau corporate incentive trip ini merupakan sarana yang pas dan tepat untuk kembali meningkatkan engagement dan team work. “Di kuartal ke-4 tahun ini kami mulai melakukan penanganan corporate incentive dari beragam korporasi di Indonesia. Sebelumnya pada kuartal 2 dan 3 pemulihan terjadi di pilar Inbound paska diberlakukannya Visa on Arrival dan dicabutnya ketentuan karantina bagi wisman, sementara itu pilar Travel & Leisure atau outbound terus mengalami peningkatan dengan semakin bertambahnya negara yang dibuka dan penambahan frekuensi pesawat udara” kata AB Sadewa, Corporate Secretary PT Panorama Sentrawisata Tbk. Panorama sendiri saat ini telah mulai menerima pesanan paket liburan untuk periode Natal dan libur akhir tahun dengan beragam destinasi domestik dan mancanegara. Beberapa destinasi domestik yang masih favorit selain Bali dan Yogyakarta, juga Labuan Bajo, Belitung, serta kota-kota yang mudah diakses melalui perjalanan darat. Sementara destinasi mancanegara yang masih diminati antara lain Turki, Korea Selatan, Eropa Barat, dan Amerika Serikat. Dengan situasi yang semakin membaik, Perseroan optimis tahun 2022 ini lebih baik dibanding tahun 2021, dan tentunya implementasi smart-operation dapat memperbaiki produktifitas dan juga meningkatkan profitabilitas Perseroan menuju fase normalisasi di tahun depan.